Disamakan dengan Binatang, Aktivis GeRAK Somasi Abdullah Saleh

Diterbitkan di Media Massa
10 April 2017
Askhalani Askhalani

BANDA ACEH - Politikus Partai Aceh Abdullah Saleh disomasi oleh Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani bin Muhammad Amin. Askhalani, melalui kuasa hukum Safaruddin, mengatakan Abdullah Saleh menerbitkan status atau informasi di facebook yang merendahkan dirinya.

Posting-an status facebook saudara Abdullah Saleh yang ditampilkan beserta dengan foto atas nama Askhalani dapat disimpulkan bahwa adanya perbuatan melawan hukum yang menyebabkan klien kami merasa direndahkan harkat dan martabatnya,” kata Safaruddin, Kamis (23/3).

Adapun materi yang ditayangkan di dinding laman facebook tersebut terbit pada Selasa lalu, sekitar pukul 18.00 WIB. Abdullah Saleh menulis, “Gerak Aceh Askhalani bersama Akhiruddin Mahyuddin tim sukses Zaini Abdullah yang sedang bekerja meraup keuntungan di akhir masa kerja Zaini Abdullah. Selama menjadi tim sukses Akhiruddin merasa manis lalu melibatkan anak buahnya Askhalani di GeRAK untuk menyerang DPRA untuk bela2. Beubrang Cit Sigam nyoe”

Menurut Safaruddin, penyebutan beubrang (berang-berang) kepada Askhalani tersebut menyamakan kliennya seperti hewan berang berang. Hal inilah yang dinilai Askhalani sebagai penghinaan dan pencemaran namanya.

Safaruddin mengatakan bahwa berang-berang yang dimaksud adalah binatang mamalia semi-akuatik pemakan ikan, berbentuk seperti musang dan memiliki tungkai yang relatif lebih pendek disertai cakar yang berselaput.

Di kalangan masyarakat Aceh, hewan ini dianggap sangat menjijikkan karena tidak memiliki anus. Hewan ini mencerna makanan dan buang air melalui mulut dengan cara memuntahkan,” ungkapnya.

Abdullah Saleh membenarkan kabar somasi tersebut. Politikus Partai Aceh ini juga mengaku berkomunikasi dengan Safaruddin. Ketua Komisi I DPR Aceh ini berkilah dirinya tidak terlalu reaktif di media sosial. Namun belakangan, dia menilai, GeRAK Aceh terkesan menyerang lembaga DPR Aceh.

“GeRAK terus menyerang DPRA. Mereka ingin DPRA ini terpojok, tidak berdaya, tidak bergerak,” kata Abdullah Saleh.

Abdullah Saleh berharap perkara tersebut dapat diselesaikan. “Kalau memang saling memahami, saling menyadari kemudian saling meminta maafkan, selesai. Tidak mesti saling tekan menekan,” kata Abdullah Saleh.

Adapun, somasi yang dilayangkan itu berisi tuntutan kepada Abdullah Saleh mencabut tulisannya yang menghujat dari laman facebook. Safaruddin juga mendesak Abdullah Saleh untuk meminta maaf secara langsung melalui media massa, tiga hari berturut-turut.

|AJNN

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.

Moto GeRAKAceh

Terwujudnya gerakan sosial anti korupsi diprovinsi Aceh

Alamat Sekretariat

Jl. Kechik Ali No. 30, Dusun Lamthu, Gampong Cot Mesjid
Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh - Indonesia Kode Pos 23245

Telephone 0851-0041-2967
Email antikorupsiaceh@yahoo.com

Jaringan GeRAK Aceh

  • GeRAK Aceh Besar
  • GeRAK Aceh Barat
  • Pos GeRAK Gayo
  • Pos GeRAK Sabang
  • Pos GeRAK Aceh Selatan
  • Pos GeRAK Aceh Barat Daya

Kirim Pesan