Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad Menyampaikan Keterangan
Pada Kamis, 28 November 2024, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. Dalam keterangannya, Dasco menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil penghitungan suara Pilkada DKI Jakarta oleh KPU Provinsi Jakarta. Rencananya, hasil rekapitulasi akan diumumkan pada 15 Desember 2024.
Perhitungan Real Count dari KPU
“Ya jadi kalau Pilkada Jakarta kami juga sedang menunggu perhitungan real count dari KPU,” kata Dasco. Meski begitu, Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Nomor Urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), telah mengumumkan bahwa Pilkada Jakarta akan berlangsung dua putaran.
Strategi Hadapi Pilkada Jakarta Dua Putaran
Saat ditanya mengenai strategi untuk menghadapi Pilkada Jakarta dua putaran, Dasco menyatakan bahwa langkah tersebut akan dilakukan setelah tim mengevaluasi strategi yang telah dilakukan. “Ya saya pikir strategi-strategi itu akan dirumuskan oleh tim pemenangan yang tentunya setelah mengevaluasi hasil-hasil kerja pada saat kemarin,” tandas Dasco.
Hasil Real Count dari Tim Pemenangan RIDO
Ketua Tim Pemenangan RIDO, Ahmad Riza Patria, juga mengungkap hasil real count yang dilakukan oleh internalnya. Dari hasil perhitungan suara tersebut, dipastikan bahwa Pilkada Jakarta 2024 akan terjadi dua putaran. “Dengan ini kami menyampaikan hasil input data yang kami terima menyatakan bahwa Pilkada Serentak 2024 di DKI Jakarta akan berlangsung dua putaran,” ujar Riza.
Penjabaran Detail Hasil Perhitungan Suara
Dari total suara yang masuk, paslon nomor urut 1 memperoleh suara sebesar 40,17% dengan perolehan suara 1.748.714. Sementara paslon nomor 2 memperoleh suara sebesar 10,55% dengan perolehan suara 459.475. Paslon nomor urut 3 memperoleh suara sebesar 49,28% dengan perolehan suara 2.145.494.
Kesimpulan
Berdasarkan data yang masuk dan hasil Form C-1 yang terinput, dapat disimpulkan bahwa Pilkada Jakarta 2024 akan terjadi dua putaran. Dengan demikian, pihak Partai Gerindra akan terus mengawasi perkembangan hasil penghitungan suara oleh KPU Provinsi Jakarta.